Pages

Selasa, 12 April 2011

makalah agama hindu


LKMMH DAN MAHASBHA
(Tugas agama hindu)


Di susun
 Oleh:
   1 I  PUTU ARIE PERMANA (1013024040)



UNILA LOG



PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2010



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Ida Shang Hyang Widhi Wasa, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “LKMMH-TD (latihan kepemimpinan management mahasiswa hindu- tingkat dasar) dan MAHASABHA”
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Agama Hindu di Universitas Lampung.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada :
1.      Para Asisten Dosen Agama Hindu yang telah memberi pengarahan dalam pembuatan makalah ini.
2.      Para pemateri pada saat kegiatan LKMMH dan MAHASABHA, yang telah memberikan semua materinya.
3.      Kepada teman-teman sedharma angkatan 2010 yang telah banyak membantu.
4.      Laptop yang telah membantu dalam hal pengetikan.
Akhirnya penulis berharap Ida Shang Hyang widhi  memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah,Astungkare.






BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
LKMMH atau disebut dengan latihan kepemimpinan manajemen mahasiswa hindu. Merupakan sebuah acara yang diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswaq hindu universitas lampung yang bertujuan untuk melatih para mahasiswa hindu agar memiliki kemampuan memimpin dan mengatur sebuah organisasi. Kepemimpinan merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan manusia. Dan kepemimpinan adalah merupakan cabang dari ilmu dari administrasi. Kepemimpinann adalah suatu seni atau pengetahuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
MAHASABHA adalah acara yang diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswa hindu universitas lampung yang diselenggarakan pada tanggal 26 Desember 2010, yang bertujuan untuk memilih dan menetapkan pengurus periode 2010-2011 dan menetapkan garis-garis besar haluan program kerja organisasi (GBHPKO) dan menetapkan anggaran rumah tangga UKM HINDU UNILA.
1.2.Rumusan Masalah
1.      Membahas tentang materi yang diberikan pada saat LKMMH!
2.      Membahas tentang apa saja yang didapat pada saat mengikuti Mahasabha yang diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswa hindu unila!
1.3.Tujuan
            Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah:
1.      Membahas tentang materi yang diberikan pada saat LKMMH!
2.      Membahas tentang apa saja yang didapat pada saat mengikuti Mahasabha yang diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswa hindu unila!





BAB II PEMBAHASAN


2.1 LKMMH
Pada kegiatan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Hindu, yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Hindu Unila, membahas mengenai masalah bagaimana cara seseorang untuk memimpin suatu organisasi, dan mempelajari tentang manajemen dalam dunia perkuliahan, adapun materi-materi yang disampaikan yaitu:

A) KEPEMIMPINAN MENURUT HINDU
Menurut penjelasan yang diberikan oleh Bp. Nyoman Sudiarse, kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk menggerakan orang lain untuk mencapai suatu tujuan yang sama.Sedangkan Kepemimpinan lebih kepada sifat seni untuk menggerakan orang lain untuk dapat mencapai suatu tujuan yang sama .pemimpin merupakan factor penentu dalam sukses atau gagalnya suatu organisasi atau Negara. Seoarang pemipin harus mempunyai kualitas yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan organisasi. Pemimpin yang sukses yaitu pemimpin yang mampu menggelola organisasi dan mampu mengantisipasi perubahan yang tiba-tiba terjadi dalam organisasi tersebut. Kepemimpinan merupakan cabang dari ilmu administrasi.
Administrasi di artikan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih yang didsarkan atas rasional tertentu yang mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau direncanakan. Organisasi diartikan setiap bentuk kerjasama antara dua orang atau lebih yang terikat secara formal dalam suatu ikatan hirarki dimana selalu terdapat hubungan pemimpin dengan sekelompok orang yang disebut bawahan atau anggota. Manajemen adalah aktivitas dalam organisasi yang terdiri dari penentu visi ,misi dan tujuan atau sasaran organisasi dan proses perencanaan
operasional dan pengawasan dalam tujuan yang ingin di capai secara efisien dan efektif. Dengan demikian manajemen dapat dianggap sebagai inti dari administrasi.
                                                                                                                                                 
                     B) KRITERIA PEMIMPIN MENURUT PUSTAKA NITI SASTRA

Menurut  pustaka Niti Sastra ada 6 kriteria kepemimpinan, yaitu:

1. Abhigamika :  pemimpin harus tampil simptik , berorientasi ke bawah dan mengutamakan kepentingan rakyat banyak dari pada kepentingan pribadi atau gologan.
2. Prajna : pemimpin harus bersikap arif dan bijaksana dan menguasai ilmu pengetahuan , tehnologi , agama serta dapat dijadikan panutan bagi rakyat.
3. Utsaha : pemimpin harus proaktif , berinisyatif , kreatif , dan inovatif serta rela mengabdi tanpa pamrih untuk kesejahteraan rakyat .
4. Atma Sampat : pemimpin harus mempunyai kepribadian berintegrasi tinggi , moral yang luhur serta objektif dan memiliki wawasan yang luas.
5. Sakya Samanta : pemimpin sebagai fungsi kontrol , mampu mengawasi bawahan dan berani bertindak secara adil bagi yang salah tanpa pilih kasih atau tegas .
6. Aksudra Parisatka : pemimpin harus akomudatif , mampu memadukan perbedaan dengan dengan permusyawaratan dan pandai berdiplomasi , dan mampu menyerap aspirasi rakyat.




C) KRITERIA PEMIMPIN MENURUT PANCA STITHI DHARMANING PRABHU
Menurut PANCA STHITI DHARMANING PRABHU pemimpin mempunyai lima kriteria yaitu
1. Tut Wuri Handayani : seorang pemimpin senantiasa memberikan dorongan , motivasi dan kesempatan bagi genersai muda atau anggotanya untuk melangkah kedepan tanpa ada rasa ragu-ragu.
2. Ing Madya Mangun Karsa : seorang pemimpin di tengah-tengah masyarakat senantiasa berkonsolidasi , memberikan bimbingan dan mengambil keputusan dengan musyawarah dan mufakat yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

                                                                                                                                                  2
3. Ing Ngarsa Sung Tulada : seorang pemimpin sebagai seorang terddepan dan terpandang senantiasa memberikan panutan-panutan yang baik sehingga dapat dijadikan Suri Tauladan bagi masyarakat.
4. Sakti Tanpa Aji : seorang pemimpin tidaklah selalu menggunakan kekuatan atau kekuasan didalam mengalahkan musuh-musuhnya atau saingan politiknya, namun seorang pemimpin harus berusaha menggunakan pendekatan pikiran (wiweka) lobing, sehingga dapat menyadarkan dan disegani pesaing-pesaingnya.
5. Maju Tanpa Bala : pemimpin merupakan seorang ksatria senantiasa berada terdepan di dalam mengorbankan tenaga , waktu , materi , pikkiran bahkan jiwanya sekalipun untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup masyarakat.

 ~  Adapun beberapa hal yang telah diuraikan dalam penjelasan diatas tetapi seorang pemimpin hendaknya mampu menyatukan lima sifat-sifat utama atau luhur yang dimiliki oleh PANCA PANDAWA yakni:
1. Aji : ilmu pengetahuan suci , artinya bijaksana dan mahir dalam segala ilmu pengetahuan , terutama ilmu pengetahuan suci (weda) atau agama merupakan sifat dari Yudistira .
2. Giri : gunung artinya kuat iman , teguh , dan tangguh dalam menegakan Giri kebenaran seta tabah dan tegar dalam menghadapi segala kendala dan rintangan ataupun penderitaan .ini merupakan sifat dari Bhima.
3. Jaya : menang artinya dapat menundukan musuh-musuhnya dan segala sifat-sifat buruk yang ada dalam pribadinya sendiri , serta sempurna lahir dan bathin . merupakan sifat dari Arjuna.
4. Nangga : tangguh dan tanggap dalam segala keadan serta tahu membawa diri sehingga tidak mudah terjerumus dalam kehancuran atau hal-hal yang merugikan . merupakan sifat dari Nakula.
5. Priyambadha : artinya selalu memberikan rasa kebahagian , ketentraman serta kedamaian lahir dan bathin kepada masyarakat merupakan sifat dari Sahadewa.

 ~ Dan ada pula penjelasan mengenai kepemimpinan, dalam Asta Brata dibagi menjadi 8 yaitu :
                                                                                                                                                   3
1. Indra Brata (memberikan kesejukan) : Seorang pemimpin harus mampu memberikan kesejukan kepada dan kedamaian hati kepada masyarakat.

2. Yama Brata (menegakan hukum yang seadil-adilnya) : seorang pemimpin harus biasa memberikan hukuman yang seadil-adilnya kepada orang yang bersalah dan tidak pilih kasih.
3. Surya Brata (memberi penerangan) : Seorang pemimpin harus mampu memberi penerangan kepada masyarakat dan mencerminkan bahwa seorang pemimpin tidak pandang bulu.
4. Candra Brata (memberi keterangan) : Seorang pemimpin harus mampu memberikan etengan kepada masyarakat.
5. Bayu  Brata (mengetahui keadaan masyarakatnya) : Seorang pemimpin harus bisa mengatur keuangan dan tidak menggunakan untuk kepentingan pribadi.
6. Baruna Brata (melenyapkan gangguan) ; Seorang pemimpin harus biasa melenyapkan penyakit yang da dalam masyarakat.
7. Agni Brata (pemberani dalam menghadapi rintangan) : Seorang pemimpin harus berani menghadapi segala rintangan yang ada.
8. Kuwera Brata ( pandai mengatur keuangan)  : Seorang pemimpin harus mampu mengatur keuangan dalam kehidupan bermasyarakat.

  ~ Untuk menjadi seorang pemimpin kita juga harus berani dalam meghadapi segala sesuatunya .Menjdi seorang pemimpin berkaitan dengan cita-cita, kebiasaan, usaha , dan tujuan . kebisaan juga  berpengaruh pada IQ sebesar 10% dan EQ,SQ,AQ sebesar  90%.
D) DIPLOMASI, NEGOSIASI, dan TEKNIK MEMBANGUN JARINGAN
Untuk menjadi seorang pemimpin yang dapat memberikan pengarahan dan dapat memajukan organisasinya pemimpin juga harus pandai berdiplomasi, negosiasi dan tehnik membangun jaringan. Negosiasi memiliki pengertian yaitu proses tawar menawar dengan jalan melakukan perundingan yang berguna untuk mencapai kesepakatan bersama dan sama-sama mendapat keuntungan. Adapun tujuan dari kegiatan negosiasi adalah:
1. Menjual produk atau  gagasan
2. Mempelajari tawaran klien atau seseorang
3. Menawarkan suatu sosialisasi
                                                                                                                                                                                                                                                   
~ Dalam suatu proses negosiasi juga ada yang dinamakan dengan prinsip-prinsip dalam bernegosiasi, yaitu:
1. Transparansi
2. Akuntanbilitas
3. Keadilan
4. Saling menghargai dan menghormati

~ Syarat mutlak untuk menjadi negosiator yang professional dan dapat dipercayai oleh orang lain yaitu:
1. Pantang menyerah
2. Berpenampilan istimewa dan menarik
3. Komunikatif
4. Cerdas dan berwawasan
5. Memiliki selera humor
6. Memiliki sikap positif
7. Perhatian
8. Sabar
9. Jujur
10. Inisiatif dan kreatif
11. Memiliki pengetahuan yang memadai.

~ Pemimpin juga harus memiliki teknik dalam berkomunikasi, beberapa tehnik berkomunikasi yaitu :
1. Memulai percakapan dengan tepat.
            2. Sesuaikan dengan pembahasan.
3. Apabila ada perbedaan pendapat jaganlah langsung menentang namun mulailah dengan persetujuan yang di ikuti dengan kata tetapi atau tapi.
4. Untuk memperoleh kata kesepakatan harus dilakukan dengan bijaksana.
            5.Selera humor .
6.Sikap positif.
7.Perhatian.
                                                                                                                        
                                                                                                                           
~ Dalam proses negosiasi, tentu ada saja kendala yang akan ditemui oleh seorang negosiator, misalnya ketidaksamaan pendapat dalam  pencapaian tujuan akhir, dalam permasalahan ini seorang negosiator pasti akan melakukan Negosiasi win-win solution, adapun prinsip dari bentuk negosiasi ini adalah:
 1. Negosiasi bukanlah pemaksaan kehendak kepada orang lain.
2. Negosiasi bukan menentukan menang atau kalah .
3. Negosiasi tidak merugikan salah satu pihak.
4. Penyetujuan kepentingan adalah tujuan utama negosiasi.
5. Negosiasi adalah kebersamaan .
6. Negosiasi tidak menentukan man pihak yang lebih unggul .


~ Jika seorang negosiator akan melakukan suatu proses negosiasi,dan seorang negosiator harus mampu mengetahui bagaimana sifat otoritas kliennya, dan berikut ini ada beberapa trik untuk seorang negosiator agar dapat mengetahui otoritas klien, yaitu:
1. Sebelum melakukan negosiasi anda perlu informasi tentang siapa yang berwenang memutuskan
2. Mencari tahu siapa klien anda
3. Konfirmasi pengakuan klien anda dengan kantor di tempatnya bekerja , caranya dengan menelpon keperusahaan lain.


~ Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah alas an seseorang untuk menjadi seorang negosiator, adapun beberapa alasan seseorang ingin menjadi negosiator yaitu :
1. Globalisasi yang bersaing bebas
2. Perkembangan teknologi membuat arus informasi semakin cepat
3. Masyarakat lebih banyak pilihan


~ Apabila dalam melakukan suatu proses negosiasi panjang dan tidak akan  mencapai hasil akhir yang diinginkan(dead lock) maka seorang negosiator perlu melakukan solusi untuk menyelesaikannya, adapun beberapa caranya yaitu:                                                                                                                                       
1.Matikan sebelum muncul.
2.Dengarkan keberatan klien.
3.Memuji keberatan klien.
4.Melemparkan keberanian.
5.Tetap tenang.
6.Memenangkan pertempuran.
7.Menjawab keberatan.
8.Meminta usulan


~ Kepanitian yaitu suatu kesatuan struktual yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk menjalankan suatu organisasi atau acara . Untuk menyelesaikan suatu masalah dalam suatu acara diperlukan SC (stery comit) , dalam organisasi ada koordinasi adalah hubungn seimbang antar kerjasama,dan intruksi adalah perintah.

~  Dalam suatu organisasi pasti ada yang namanya managemen, dalam menejemen pemimpin memiliki wewenang untuk mengkoordinasi para anggotanya dalam merencanakan, mengorganisir, mengkoordinir, mengatur, dan mengevaluasi suatu susunan acara atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemimpin tersebut.

~ Job description dalam suatu kegiatan biasanya terbagi atas:
1.Koordinator acara.
2.Koordinator perlengkapan.
3.Koordinato  pubdekdok.
4.Koordinator danus.
5.Koordinator kesekretariatan .
6.Koordinator konsumsi.
7.Koordinator kesehatan.
E) MANAJEMEN RAPAT dan TEKNIK PERSIDANGAN

~ Dalam suatu rapat, terbagi atas beberapa  jenis rapat antara lain :
1. Rapat anggota ( saba , lokasaba, mahasaba )
2. Rapat pengurus.

~ Jenis-jenis persidagan dibagi menjadi 3, yaitu:
1. Sidang komisi,
2. Sidang pleno, dan
3.  Sidang paripurna.



~ Dalam suatu rapat, orang yang sangat berperan dalam keberlangsungan rapat ini adalah:
1. Pemimpin rapat.
2. Moderator dan Notulen.
3. Peserta Rapat.
4. Undangan dan narasumber.
5. Materi.
6. Tempat.

~ Dalam kegiatan Mahasabha, dipimpin oleh seorang  Pimpinan Sidang.  Pimpinan Sidang Mahasabha adalah Pimpinan sidang sementara atau pimpinan sidang tetap.  Pimpinan sidang sementara adalah anggota stering comite. Sedangkan pimpinan sidang sementara beranggotakan tiga orang yang 2 orang dipilih dari dan oleh peserta Mahasabha dan 1 orang dari pimpinan sidang sementara.

~ Persidangan  Mahasabha ini, memiliki bahasa-bahasa yang biasanya di lakukan dalam persidangan, yaitu:
1.  Intrupsi, digunakan untuk menyatakan suatu pendapat atau untuk menyanggah pendapat orang lain.
2.  Informasi, digunakan untuk menyampaikan suatu hal yang berkaitan dengan jalannya atau berlangsungnya sebuah sidang.
3.  Solusi, digunakan untuk menyatakan atau memberikan jalan keluar jika terjadi masalah dalam kegiatan Mahasaabha.
4.  Point Of Clarification, digunakan untuk mengklarifikasi atau meluruskan informasi dalam kegiatan Mahasabha.

2.2 MAHASABHA

Dalam kegiatan berorganisasi, pastilah memerlukan sebuah cara untuk mendiskusikan rencana-rencana sebuah organisasi, tentunya jika organisasi tersebut memiliki angggota yang banyak maka, rapat tersebut harus ditujukan untuk mua anggota yang bersangkutan. Dalam mendiskusikan hal atau masalah yang besar itu, UKMH Unila melaksanakan rapat Musyawarah anggota secara besar-besaran, rapat ini sering di sebut dengan nama “MAHASABHA”.  Mahasabha merupakan suatu musyawarah besar yang di lakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Hindu UNILA  yang dilakukan untuk mendiskusikan mengenai masalah-masalah yang terdapat ada organisasi tersebut.pada rapat Mahasabha tahun 2010 lalu kegiatan itu di laksanakan pada hari minggu tanggal 26 desember 2010 yang bertempat di aula A Fakultas Ekonomi. Mahasabha di laksanan dari pukul 09.00-5.30. Dalam rapat tersebut banyak anggota yang berpartisipasi untuk hadir dan ikut dalam kegiatan diskusi, dan sidang tersebut.                                            
Adapun sidang yang ada didalam agenda acara Mahasabha XXI UKM HINDU UNILA yaitu sebagai berikut:
Sidang pleno I ,  membahas:
1. Pembahasan agenda acara
2. Pembahasan tentang tata tertib Mahasaba XXI
3. Pembahasan pimpinan sidang tetap

Sidang Paripurna I,  yaitu mengesahkan :
1. Pengesahan agenda acara
     2. Pengesahan tatatertib Mahasaba XXI
     3. Pengesahan pimpinan sidang tetap

Sidang pleno II
Laporan pertanggung jawaban pengurus UKM-Hindu UNILA periode                 2009-2010
Sidang paripurna II
Pernyataan Demisioner
Sidang pleno III
1. Pembahasan anggaran dasar UKM-HinduUNILA
2. Pembahasan anggaran rumah tangga UKM-Hindu UNILA
Sidang paripurna III
1. Pengesahan anggaran dasar rumah tangga UKM-Hindu UNILA
2. Pengesahan anggaran rumah tangga UKM-Hindu UNILA
Sidang pleno IV
Penetapan komisi-komisi

Sidang komisi-komisi:
Komisi  A : pembahasan garis-garis besar haluan program kerja orrganisasi (GBHPKO) UKM-Hindu UNILA
Komisi B : pembahasan rekomendasi
Komisi C : pembahan kriteria calon ketua
Sidang paripurna IV
Pengesahan hasil pembahasan komisi
Sidang pleno V
Penyampaian hasil sidang komisi

Sidang paripurna V
Pengesahan hasil sidang komisi
Sidang pleno VI
Pembahasan tatatertib pemilihan formatur dan mide formatur
Sidang paripurna VI
Pengesahan formatur dan mide formatur
Sidang pleno VII
Pemilihan formatur dan mide formatur
Sidang formatur
Pemilihan pengurus UKM-PKMH UNILA  periode 2010-2011
Sidang pleno VIII
Penyampaian hasil sidang formatur
Pelantikan pengurus baru







BAB 3 PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan dalam makalah ini ialah:
1.      Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk menggerakan orang lain untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
2.      Mahasabha merupakan suatu musyawarah besar yang di lakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Hindu UNILA  yang dilakukan untuk mendiskusikan mengenai masalah-masalah yang terdapat ada organisasi tersebut.
3.      Kepanitian yaitu suatu kesatuan struktual yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk menjalankan suatu organisasi atau acara .
4.      Pemimpin juga harus memiliki teknik dalam berkomunikasi.
5.      LKMMH disebut dengan latihan kepemimpinan manajemen mahasiswa hindu.

3.2 Saran
Saya  menyadari bahwa kami hanya manusia biasa, tentu saja dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan,kami sangat mengharapkan partisipasi kritik dan saran dari pembaca untuk perbaikan makalah kami, sebagai acuan pembuatan makalah selanjutnya.






                                                                                                                                                                                                                                                                       

DAFTAR PUSTAKA

Sumber dari:

Bp. Nyoman Sudiarse
Made karye
Made Sudarte













1 komentar:

wayan Agus Thesergant mengatakan...

sedot ya gan,.
salam kenal,.

Poskan Komentar

Share it

 
Copyright (c) 2010 Blog Gado-Gado. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And RegistryBooster Review.